DETAIL BERITA

Ramah Tamah UNINGRAT Papua dan UMI Makassar Perkuat Sinergi Pendidikan Tinggi melalui Benchmarking 2026

Ramah Tamah UNINGRAT Papua dan UMI Makassar Perkuat Sinergi Pendidikan Tinggi melalui Benchmarking 2026

Makassar, 3 September 2026 (www.uningratpapua.ac.id) Universitas Doktor Husni Ingratubun (UNINGRAT) Papua melaksanakan ramah tamah bersama jajaran pimpinan Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar di Menara UMI, Makassar, Kamis (3/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Benchmarking UNINGRAT Papua Tahun 2026 yang diarahkan untuk memperkuat tata kelola, mutu akademik, serta jejaring kerja sama antarlembaga pendidikan tinggi.

Ramah tamah tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Pertemuan mempertemukan pimpinan UNINGRAT Papua dengan jajaran pimpinan UMI dalam sebuah forum silaturahmi yang sekaligus menjadi ruang untuk berbagi pengalaman mengenai pengelolaan perguruan tinggi.

Kegiatan benchmarking ini merupakan salah satu langkah strategis UNINGRAT Papua dalam memperoleh referensi dan praktik baik dari perguruan tinggi yang memiliki pengalaman dalam pengembangan kelembagaan dan penyelenggaraan pendidikan tinggi. Berbagai pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan pengembangan bagi UNINGRAT Papua dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan kepada mahasiswa dan masyarakat.

Rektor UNINGRAT Papua: Benchmarking Menjadi Ruang untuk Belajar dan Berkembang

Rektor Universitas Doktor Husni Ingratubun Papua, Assoc. Prof. Dr. H. M. Husni Ingratubun, S.E., S.H., M.M., M.H., menyampaikan bahwa benchmarking tidak sekadar menjadi agenda kunjungan kelembagaan, tetapi merupakan bagian dari proses pembelajaran dan penguatan institusi.

“Benchmarking ini menjadi kesempatan bagi UNINGRAT Papua untuk melihat, mempelajari, dan mengambil berbagai praktik baik yang telah dilakukan UMI. Kami ingin membangun perguruan tinggi yang terus berkembang, memiliki tata kelola yang baik, serta mampu memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas kepada mahasiswa dan masyarakat,” ujar Rektor UNINGRAT Papua.

Menurutnya, pengalaman yang diperoleh selama kegiatan benchmarking akan menjadi masukan penting dalam melakukan evaluasi terhadap berbagai program dan kebijakan yang sedang dikembangkan UNINGRAT Papua.

Ia juga menegaskan bahwa penguatan kualitas perguruan tinggi membutuhkan keterbukaan untuk belajar dari berbagai institusi, sekaligus menyesuaikan praktik baik tersebut dengan kebutuhan dan karakteristik daerah Papua.

“Kami berharap hubungan yang terbangun melalui kegiatan ini tidak berhenti pada silaturahmi, tetapi dapat dilanjutkan dalam bentuk kerja sama yang konkret dan berkelanjutan, baik dalam bidang akademik, kelembagaan, penelitian, maupun pengembangan sumber daya manusia,” tambahnya.

Rektor UMI Makassar Sambut Baik Benchmarking UNINGRAT Papua

Sementara itu, jajaran Rektorat Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar menyambut baik kedatangan UNINGRAT Papua dalam rangka benchmarking.

Rektor UMI menyampaikan bahwa hubungan ant perguruan tinggi perlu terus diperkuat melalui komunikasi, silaturahmi, dan pertukaran pengalaman. Menurutnya, setiap perguruan tinggi memiliki pengalaman dan keunggulan yang dapat menjadi pembelajaran bersama.

“Kami menyambut baik kehadiran UNINGRAT Papua di UMI. Silaturahmi dan benchmarking seperti ini sangat penting karena perguruan tinggi dapat saling berbagi pengalaman, memperkuat jaringan, dan bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan tinggi,” ungkap Rektor UMI.

Ia berharap pertemuan tersebut dapat menjadi awal dari hubungan kelembagaan yang semakin erat antara UMI Makassar dan UNINGRAT Papua.

Kerja sama antarlembaga, lanjutnya, dapat dikembangkan dalam berbagai bidang yang memiliki kepentingan dan tujuan bersama, sehingga memberikan manfaat tidak hanya bagi institusi tetapi juga bagi dosen, mahasiswa, dan masyarakat.

Ketua Yayasan Wakaf UMI Dorong Penguatan Jejaring Perguruan Tinggi

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Wakaf UMI turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan benchmarking UNINGRAT Papua.

Menurutnya, pengembangan perguruan tinggi tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Diperlukan jejaring dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat kapasitas kelembagaan serta menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin berkembang.

"Kami sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Silaturahmi dan pertukaran pengalaman antarlembaga pendidikan tinggi merupakan bagian penting dalam membangun jejaring dan memperkuat institusi. Kami berharap hubungan antara UMI dan UNINGRAT Papua dapat terus berkembang,” ujarnya.

Ketua Yayasan Wakaf UMI juga menilai bahwa kolaborasi pendidikan tinggi memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.

Perkuat Tata Kelola dan Mutu Fakultas Hukum

Selain membahas pengelolaan perguruan tinggi secara umum, rangkaian benchmarking UNINGRAT Papua juga memberikan perhatian terhadap **penguatan Fakultas Hukum**. Sharing dan diskusi bersama Fakultas Hukum UMI menjadi kesempatan untuk bertukar pengalaman mengenai pengelolaan akademik, pengembangan program studi, peningkatan mutu, sumber daya manusia, serta penguatan kelembagaan.

Bagi UNINGRAT Papua, pengalaman Fakultas Hukum UMI menjadi salah satu referensi dalam mendorong pengembangan Fakultas Hukum agar semakin adaptif terhadap kebutuhan pendidikan hukum dan perkembangan masyarakat.

Forum diskusi berlangsung secara terbuka dan konstruktif. Kedua pihak saling menyampaikan pengalaman, tantangan, serta berbagai langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen UNINGRAT Papua untuk melakukan evaluasi dan pengembangan berkelanjutan melalui pembelajaran dari perguruan tinggi lain.

Membangun Kolaborasi yang Berkelanjutan

Ramah tamah UNINGRAT Papua dan UMI Makassar bukan hanya menjadi agenda silaturahmi, tetapi juga mencerminkan semangat kedua institusi untuk membangun hubungan yang lebih luas dan berkelanjutan.

Melalui benchmarking ini, UNINGRAT Papua berharap dapat memperoleh berbagai masukan yang relevan untuk memperkuat tata kelola dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Di sisi lain, UMI Makassar juga membuka ruang untuk terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan UNINGRAT Papua.

Pertemuan di Menara UMI tersebut ditutup dengan suasana penuh keakraban dan kebersamaan. Kedua institusi berkomitmen untuk menjaga komunikasi serta menjajaki peluang kerja sama yang dapat dikembangkan pada masa mendatang.

Benchmarking UNINGRAT Papua Tahun 2026 menjadi bagian dari langkah nyata universitas dalam membangun budaya belajar, evaluasi, inovasi, dan kolaborasi demi mewujudkan pendidikan tinggi yang semakin berkualitas serta memberikan kontribusi bagi pembangunan sumber daya manusia, khususnya di Tanah Papua.

Makassar, 3 September 2026
Benchmarking UNINGRAT Papua 2026

Penulis,Humas UNINGRAT Papua
Editor, IT UNINGRAT Papua