DETAIL BERITA

LLDIKTI Wilayah XIV Perkuat Pemahaman Operator KIP Kuliah di UNINGRAT Papua

LLDIKTI Wilayah XIV Perkuat Pemahaman Operator KIP Kuliah di UNINGRAT Papua

Jayapura 2 Oktober 2026 — Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIV menggelar kegiatan penguatan dan sosialisasi Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) di Universitas Doktor Husni Ingratubun Papua (UNINGRAT Papua). Kegiatan tersebut diikuti oleh para operator KIP Kuliah dari perguruan tinggi di wilayah LLDIKTI XIV.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas pengelola KIP Kuliah di lingkungan 78 perguruan tinggi yang berada di bawah koordinasi LLDIKTI Wilayah XIV, yang mencakup enam provinsi di Tanah Papua, yakni Provinsi Papua, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Barat, Papua Barat Daya, dan Papua Tengah.

Kegiatan dibuka oleh Kepala LLDIKTI Wilayah XIV, Dr. Suriel Mofu, S.Pd., M.Ed., TELF., M.Phil. (Oxon). Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya penguatan kapasitas operator serta ketelitian dalam pengelolaan data KIP Kuliah. Pengelolaan data yang akurat dan sesuai ketentuan menjadi bagian penting dalam mendukung tertib administrasi dan pelaksanaan program.

Sebagai tuan rumah, Wakil Rektor I UNINGRAT Papua, Assoc. Prof. Dr. Hj. Herniati, S.H., M.M., M.H., menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kepala LLDIKTI Wilayah XIV beserta jajaran dan seluruh peserta yang hadir. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan LLDIKTI XIV dalam melaksanakan kegiatan di UNINGRAT Papua.

Herniati berharap kegiatan tersebut dapat menjadi forum untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan sinergi antara LLDIKTI Wilayah XIV dengan perguruan tinggi, khususnya dalam meningkatkan kualitas pengelolaan Program KIP Kuliah.

Kegiatan turut dihadiri Plt. Kepala PPAPT, Prof. Dr. Eng. Sandro Mihradi, serta Penanggung Jawab KIP Kuliah, Dr. Muni Ika, M.Pd. Dalam sesi utama, Dr. Muni Ika memberikan sosialisasi dan penguatan mengenai desil sebagai bagian dari data sosial ekonomi yang digunakan dalam proses pengelolaan KIP Kuliah.

Dalam pemaparannya, pembahasan juga menyoroti persoalan yang dihadapi operator di lapangan, yakni adanya kondisi ketika data desil yang sebelumnya telah diinput dapat mengalami perubahan pada proses atau pembaruan data berikutnya. Kondisi tersebut menjadi perhatian para operator karena dapat berkaitan dengan proses verifikasi dan pengelolaan data mahasiswa.

Para operator kemudian mendapatkan penguatan mengenai pentingnya pemeriksaan, pemutakhiran, dan pemantauan data secara berkala, serta memastikan data yang digunakan sesuai dengan sumber dan ketentuan yang berlaku. Setiap perubahan data perlu dicermati dan ditindaklanjuti secara tepat agar proses administrasi KIP Kuliah dapat berjalan dengan baik.

Sesi sosialisasi juga menjadi ruang dialog bagi para operator untuk menyampaikan berbagai kendala teknis yang ditemui dalam pengelolaan data. Forum tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman bersama serta meningkatkan kemampuan perguruan tinggi dalam mengelola data KIP Kuliah secara cermat dan sistematis.

Dengan cakupan 78 perguruan tinggi di enam provinsi se-Tanah Papua, LLDIKTI Wilayah XIV memiliki peran dalam mendukung koordinasi dan penguatan tata kelola pendidikan tinggi di kawasan Papua. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk penguatan kapasitas sumber daya pengelola KIP Kuliah agar pelaksanaan program di masing-masing perguruan tinggi dapat berjalan secara tertib dan sesuai ketentuan.

Melalui kegiatan tersebut, sinergi antara LLDIKTI Wilayah XIV dan perguruan tinggi diharapkan semakin kuat, terutama dalam mendukung pengelolaan KIP Kuliah yang akurat, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pendidikan tinggi. 

Humas UNINGRAT Papua